Langsung ke konten utama

REVIEW PUREHEALS VOLCANIC PORE TIGHTENING MASK

Sebagai pecinta skincare dan selalu tertarik untuk mencoba skincare - skincare baru, entah itu skincare lokal, Korea, Australia, Jepang, dll, sensasi mencoba skincare baru selalu menjadi hal yang membuatku excited. Namun, sebagai seorang oily - acne prone - a little bit sensitive skin ini juga selalu menjadi kelemahan aku dalam mencoba - coba skincare baru.
Karena seringnya, tidak cocok dengan skincare tertentu dan sampai detik ini masih tidak bisa memahami dan mencari tahu ingredients apa yang tidak cocok kulitku.
Masker atau face mask menjadi salah satu jenis skincare ter-aman yang bisa aku coba - coba dan gonta ganti.

So, beberapa waktu yang lalu aku purchase beberapa skincare dari  PureHelas yang lagi naik daun ini. Salah satunya yang kali ini akan aku buat reviewnya yaitu Volcanic Pore Tightening Mask.

So, mari kita kenalan dulu sedikit dengan brand yang satu ini....
PureHeals adalah brand skincare dari Korea, tepatnya di Pulau Jeju, lokasi dimana ilmuwan kami meriset dan mengembangkan ekstrak-ekstrak botani. Dalam perjalanan riset ini, kami menemukan keunggulan bahan alami yg murni untuk perawatan kulit. Maka dari itu dikembangkanlah formula khusus dari ekstrak tumbuhan murni dan menjadikan filosofi brand kami ‘menyembuhkan kulit dengan kemurnian alam’. Inspirasi kami adalah menciptakan produk kecantikan yg dihasilkan dari harmoni antara kemurnian alam dan ilmu pengetahuan kulit, dengan tujuan untuk merevitalisasi dan menenangkan kulit.
RICH. ORGANIC. SAFE.

√ Tidak mengandung bahan kimia
√ Menggunakan pengawet alami
√ Bebas Paraben
√ Teruji secara klinis dermatologi
√ Teruji aman secara klinis untuk kulit sensitif
√ Tidak diuji coba pada hewan

(pureheals.co.id)


PureHeals sendiri memiliki beberapa seri yaitu Propolis, Centella, Charcoal, Volcanic, Galactomyces dan Caviar dengan benefit yang berbeda - beda masing - masing jenisnya.

Ok, aku akan langsung saja bahas masker ini yah....
PureHeals Volcanic Pore Tightening Mask.


Jujur saja, saat pesanan aku datang dan aku pegang masker ini yang ada dipikiranku adalah, harga memang tidaklah bohong, walaupun aku berhasil membeli ini saat diskon. Hehe...😜
Dari Packaging saja sudah terlihat dan mewah. Baru melihat pertama kali saja. Aku sudah dibuat jatuh cinta loh, hehe 😍 Sambil berharap bahwa masker ini memang sebagus harga dan packagingnya... 😏




Seperti yang sebelumnya aku bilang di awal, packaging masker ini kokoh, walaupun memang agak berat dan sedikit tidak travel friendly, tapi kalo kualitasnya bagus, pastinya akan dibela-belain selalu dibawa kemana - mana kan....😀



Saat melihat penampakan masker ini aku agak terkejut dan sedikit gak sangka kalau warnanya cokelat seperti cokelat makanan, hihi it's looks yummy 😋
Begitu cantiknya sampai aku mau colek sepertinya sayang....
Di dalam dus/box nya juga terdapat spatula, yang mana sangat - sangat berguna untuk mengambil masker ini saat akan diaplikasikan ke wajah. So, bisa lebih higienis karena tidak terkontaminasi dengan jari - jari kita ini. 



Tekstur masker ini creamy namun sangat lembut, tidak ada butir - butiran scrubnya. Jadi, gak perlu khawatir bagi yang kulitnya sensitif sama scrub, jelas bisa sekali kalau mau coba masker ini.

Nah seperti ini penampakannya saat dioleskan, kalo pertama kali melihat terlihat seperti coklat, kalau seperti ini mengingatkan ku sama tanah merah, hihihi...

Setelah aku pakai masker ini, yang aku rasakan adalah...

1. Packaging. Aku suka sekali dengan packaging Pureheals ini, disini aku bisa menilai kalau memang harga gak bohong, karena packagingnya gak main - main dan semewah itu sih. Agak mengingatkanku sama packaging clay mask nya Innisfree yang memang mirip.

2. Tekstur. Teksturnya lembut, pertama kali oleh ke wajah, aku bisa bilang bahwa ini cukup creamy seperti clay mask/mud mask pada umunya, walaupun agak sedikit padat. Aku punya kesan kalau masker ini jika tidak dipakai dalam jangka waktu yang agak lama, bakal cepat mengeras teksturnya dan bakal susah diaplikasikan ke wajah.

3. Warna. Warnanya unik, cokelat seperti coklat a little bit seperti tanah. I can say karena pas aku aplikasikan ke wajah, agak sedikit terlihat kalo wajahku kaya diolesin tanah merah. 😂

4. Bau. Baunya yaaaa seperti tanah itu, ya memang juga seperti abu volkanik. Seperti namanya kan "Volcanic mask". Tapi baunya sama sekali gak ganggu, aku malah suka - suka aja sama baunya.

5. Efek. Saat dipakai efek pertama yang terasa adalah minty atau dingin, yaaaa jadi masker ini ada efek dinginnya di wajah, jadi bikin wajah segar dan rileks sekali. Dinginnya cukup nyaman gak yang menganggu gitu. 

6. Lama pemakaian. Aku diamkan masker ini selama 10 menit saja. Karena di box nya ada intruksi pemakaian bisa dipakai selama 10 menit. So, aku ikuti 10 menit dan memang keringnya cukup cepat, ada sensasi "ketarik" saat pakai masker ini, tapi sedikiiiit aja, gak yang berlebihan gitu.

7. Membersihkan masker. Aku cukup kaget karena ternyata walaupun keringnya cepat dan sedikit ada efek kulitku yang ketarik, ternyata membersihkannya gampangggg banget. Aku siram dulu seluruh wajahku, kemudia aku bilas pelan - pelan seluruh bagiannya yang aku pakaikan masker. Cuma dibilas pelan saja sudah langsung bersih. Gak kaya beberapa masker yang kadang susah dicucinya dan perlu effort lebih untuk ngebersihinnya, tapi ini engga sama sekali.

8. Setelah dibersihkan. Aku bener - bener ngerasa wajahku jadi bersih banget, seperti semua kotoran dan debu - debu diwajahku dihempas semua oleh masker ini, hehe... So aku agak takut kalo masker ini bakalan bikin kering wajah setelah dicuci. So, aku pakai toner yang lebih hydrating dari biasanya supaya gak bikin kering. Buat jaga - jaga aja sih.... 

9. Another tips. Karena aku juga punya ampoule nya yang Volcanic Pore Eraser Ampoule, so aku pakai setelah hydrating toner. Barangkali bisa lebih nampol kalo dibarengin, siapa yang tau bakal jadi power couple mereka berdua, hihi 💕

10. Harga. Kalo dari harga buatku pribadi masker ini kalo dibeli dengan harga normal memang mahal yaaaa, yaitu Rp. 468.000,- So, tips dari aku rajin - rajin ngecek di online shop yang jual ini seperti di Zalora, Shopee, Sociolla dll karena kadang suka diskon juga. Aku pun beli ini pas diskon di Zalora jadi Rp. 155.000,- aja, bayangin.... best deal banget kan??

11. Kesimpulan. Kesimpulan nya aku SUKA banget. aku udah banyak coba masker wash off seperti ini, yang efeknya mirip - mirip sampe yang bener - bener biasa aja. Bisa dibilang ini masuk salah satu favorite aku. Karena emang sebagus itu. Aku kasih nilai 5/5 karena memang aku sesuka itu sama masker ini.

That's it review singkat dari aku untuk Pureheals Volcanic Pore Tightening Mask. Semoga bermanfaat untuk yang lagi cari - cari masker wash off mask. Bye.....🙆

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Luxcrime Ultra Light Lip Stain (All shades!!!)

Sebagai anak Lip Cream Matte , aku tuh bukan anak Lip Tint banget!! Alasannya? Simply , karena warna asli bibir aku bukan yang cantik natural sejak lahir gitu alias pink merona 😞 walaupun bukan yang gelap tapi tuh cukup pucet kalo gak pake apa-apa. Kalo ngaca sih aku seram sendiri ngeliatnya klo lagi bare lips . Soalnya kaya ngeliat diri sendiri yang tengah sakit dan perlu dibawa ke UGD.😨😔 Nah, tapi belakangan ini, ditengah gempuran lip product yang semakin bersaing kualitasnya dan harganya. Akhirnya aku kepikiran untuk cobain Lip Tint . Itupun galau sana sini, karena sebelumnya aku pernah cobain korean lip tint   dari Peripera yang Velvet Tint tapi kurang cocok sama visi misiku soal lip product . Hihi...😝  So, akhirnya aku hibahkan ke anak temenku (loh kok malah jadi meracuni lip product ke anak kecil sih??) 😅 Okay, jadi lip tint yang ada dibayanganku itu HARUS yang : Warnanya tetep cantik walaupun dipakai di bibir yang aslinya gak pink (gelap or pucet). Terkadang li...

Rapat Kerja 2022 : Ganti Kurikulum Lagi.

Tahun 2010 adalah pertama kalinya aku terjun ke dunia pendidikan. Yang mana, sepertinya ini pengalaman yang cukup langka (Khususnya pada saat itu). Lulusan Keperawatan jadi guru SMK? Setiap ditanya orang - orang.  "Kerja dimana?" "di SMK" "oh guru ya? guru apa?" "guru keperawatan" Setelah itu lanjutannya bisa panjang sekali, dengan kondisi orang yang bertanya kebingungan dan aku harus menjelaskan dengan sedetail-detailnya. 😅 Singkat cerita, pertengahan tahun pelajaran 2014/2015 aku dipercaya untuk lebih mendalami mengenai Kurikulum Sekolah. Hal yang sangat baru untukku dan tentu saja asing dan tak terpikirkan aku akan mendapatkan kesempatan itu seumur hidupku. 😩 Selama aku mempelajari mengenai Kurikulum, saat itu baru saja diterapkan Kurikulum 2013, yang sebelumnya yaitu Kurikulum KTSP 2006.  Sejauh yang aku tahu, berganti Kurikulum merupakan suatu hal yang tantangannya sangat besar. Aku, yang sama sekali tidak mempunyai background pendidikan t...

Jakarta X Beauty 2022

Jakarta X Beauty adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh Female Daily Network. Tahun 2022 ini adalah keempat kalinya Jakarta x Beauty diselenggarakan. Sempat vakum 2 tahun karena pandemi Covid 19, comeback nya JxB 2022 ini ternyata sangat diluar dugaan ramainya.  Aku sebagai salah satu pengunjung tetap JxB ini cukup dibuat terkejut dengan event JxB tahun ini, ya betul ini keempat kalinya aku hadir di JxB.  Aku ingat betul, tahun 2017 itu JxB pertama kalinya dilaksanakan. Saat itu, aku masih baru-barunya tertarik dengan dunia beauty. Masih baru-barunya juga kenal dengan Female Daily dan langsung jadi reviewer aktif di aplikasinya.  Saat itu, JxB tidak seramai sekarang, haha sangat jauh berbeda. Bahkan, boleh dibilang sepi, jika dibandingkan. Sepi dalam artian bukan sepi pengunjung, tetap ramai tapi stabil, kita bisa berkunjung ke booth booth tanpa berdesak-desakan karena ramai, bisa nyaman melihat-lihat dan foto-foto tanpa antri. 😅 Tahun 2018, kedua kalinya aku ke ...