Langsung ke konten utama

Movie Battle : The Kissing Booth vs. To All The Boys I've Loved Before

Hai... Kali ini aku mau tentang film, dan ini pertama kalinya aku bahas film.
Kebetulan salah satu film ini menarik perhatianku.... Hmmmm kira - kira film apa yah??

Genre film yang mau aku bahas kali ini berkisar romance, comedy and.... a little bit drama, I guess.
Seperti judul blog aku yang teramat sangat jelas, yak aku mau bahas tentang film comedy romance yang berjudul The Kissing Booth dan To All The Boys I've Loved Before.
Kedua film ini release di tahun 2018/ The Kissing Booth release bulan Mei 2018 dan To All The Boys I've Loved Before release Agustus 2018.

Menurutku kedua film ini memiliki banyak persamaan, diluar jalan ceritanya ya pastinya. Karena jalan ceritanya pastinya berbeda, tapi yah seperti yang aku bilang sebelumnya, ada beberapa persamaan dan aku mau kasih penilaian ke kedua film ini.

Pertama - tama mungkin aku bahas persamaan apa sih diantara kedua film ini...?

1. Filmnya release di tahun 2018 :p
2. Filmnya dua-duanya sama-sama di produksi oleh netflix
3. Genrenya sama - sama comedy, romance and a little bit drama
4. Actor cowonya cute to the max (haha...)
5. Umur pemain di film ini sama-sama anak remaja, which is I kinda like a movie with teenagers :)
6. Karena pemainnya teenager, so ceritanya berkisah tentang remaja - remaja yang sedang jatuh cinta dan sama-sama menghadapi kisah cinta pertamanya.

Kayanya itu aja persamaan yang cukup terlihat di kedua film ini yaaa....

Selanjutnya aku mau bikin mini review tentang film yang pertama yaitu The Kissing Booth.

Film yang diperankan oleh Joey King sebagai Elle Evans, Joel Courtney sebagai Lee Flynn dan Jacob Elordi sebagai Noah Flynn. I can say, Elle is the main character in this movie.
Elle dan Lee adalah dua orang yang bersahabat, bisa dibilang udah sejak bayi yaaa... Kok bisa?
Iya, karena Ibunya Elle dan Lee bersahabat juga, dan mereka melahirkan Elle dan Lee hari yang sama. Bedanya, Elle ini anak pertama sedangkan Lee mempunya kakak laki-laki bernama Noah.
SO, mereka udah kayak anak kembar, karena otomatis sejak lahir mereka udah barengan terus dan bener aja, mereka berdua deketttttt banget, aku sendiri suka banget liat persahabatan mereka. Tapi sebenernya hari - hari mereka gak hanya dilalui berdua aja, bisa dibilang kakak laki - laki Lee, Noah Flynn, selalu mengawasi mereka berdua (aseeeekkk...)



Kalo Lee atau Elle diganggu sama orang, Noah selalu membela mereka dan pasti berujung berantem sama orang yang gangguin mereka berdua.
Elle dan Lee bikin rules untuk persahabatan mereka, salah satunya, Elle gak boleh naksir sama Noah, sejujurnya dari pertama, aku agak gak paham kenapa ini dijadikan peraturan. Tapi di akhir-akhir film aku paham kenapa ada rules ini.

Nah, udah bisa ditebak yah pasti... Elle dan Noah saling jatuh cinta, tapi Elle gak tau akan hal ini.
Sikap Noah yang over protective sama Elle terutama kalo Elle dideketin atau digangguin sama cowo - cowo di sekolahnya, bikin Elle gak pernah punya pacar atau dideketin cowok-cowok.
Sampai akhirnya di acara fundraiser sekolah, Elle dan Lee bikin The Kissing Booth. Disini Lee akhirnya dipertemukan dengan cewek yang akhirnya jadi pacarnya. Begitupun Elle, disini akhirnya terungkap kalo Noah ternyata selama ini memendam rasa sama Elle, begitupun Elle yang emang udah lama juga naksir sama Noah. Tapi, balik lagi peraturan yang dibuat sama Lee menjadi penghalang hubungan mereka, at least at first sih karena akhirnya mereka tetep pacaran secara backstreet, so Lee gak tau tentang ini. Yaaa, tapi lama - kelamaan Lee akhirnya tau karena mergokin Noah sama Elle ciuman.



Disinilah konflik dimulai, Lee yang bener-bener gak terima dibohongin sama sahabatnya dan kakaknya. Dan Lee juga gak terima karena Elle melanggar peraturan yang udah mereka buat.
Lee juga susah banget memaafkan Elle karena udah pacaran sama kakaknya Noah, which is menurutku ini agak berlebihan yaaaa.
Yang ternyata Lee itu selama ini agak iri sama kakaknya Noah yang selalu melebihi dirinya, menurut Lee, Noah selalu bisa mendapatkan apa yang dia mau. Dan satu-satunya hal yang Noah gak punya dan Lee punya itu cuma Elle, dan saat Elle jadi pacar Noah otomatis Noah punya semuanya termasuk Elle.

Bagian yang aku gak suka dari film ini adalah, tokoh Elle terkadang agak terlalu over, untuk ukuran dia cewek yang gak populer di sekolahnya bahkan dia cuma punya satu sahabat yaitu Lee, karakternya kurang pas menurutku, ada beberapa scene dimana dia terlalu mengekspos bagian tubuhnya tanpa malu-malu, yang pertama mungkin karena dia sedang mabuk, tapi setelah - setelahnya semua terlihat berlebihan saat dia membuka bajunya didepan umum bahkan di toilet laki -laki. It's kinda weird to me....
Selain itu hubungan Elle dan Noah juga terlalu banyak memperlihatkan kemesraan yang terlalu dewasa. Emang sih disini Noah memang lebih tua, jadi seolah - olah Elle nya itu terlalu kecentilan dan gatel, I'm sorry I have to say this.
I'm watching a lot american movie, it's not just about the sex scene, but it's about the character. So, I have a conclusion I didn't like Elle, Noah and Lee.
Elle, untuk ukuran "cewek biasa" kelakuan dia terlalu centil dan a little bit caper. Noah, karena dia player yang ngerayu cewek sana - sini tapi ternyata memendam rasa sama sahabat adiknya, which is weird and kinda impossible. Lee, sahabat terbaik Elle tapi saat Elle akhirnya bahagia dan punya pacar dia malah gak bisa terima, apalagi Lee susah banget memaafkan Elle disini seolah dia udah melakukan sesuatu yang sangat gak bisa dimaafkan padahal Elle cuma jatuh cinta sama kakaknya Lee.
I guess, I can't accept the whole story. Cerita di awal cukup seru bahkan banyak adegan yang bikin ketawa ngakak. Tapi makin kesini makin boring, aku bahkan ngecek terus nih film berapa menit lagi sih, because..... yeahh, it's boring -___-"
Aku kasih nilai 6/10 untuk film ini. Film ini dapet rating 6,3 di imdb.


Next... Aku langsung aja bahas film selanjutnya yaitu To All The Boys I've Loved Before.



Film ini diperankan oleh Lana Condor sebagai Lara Jean Covey, Noah Centineo sebagai Peter Kavinski, Janel Parrish sebagai Margot Covey, Anna Cathcart sebagai Kitty dan Israel Broussard sebagai Josh with the main character Lara Jean.
Lara Jean mempunyai kakak perempuan yang bernama Margot dan dia juga mempunyai adik perempuan bernama Kitty, mereka bertiga dekat satu sama lain, ibu mereka sudah meninggal sejak mereka kecil, so they have each other and they have a lovely dad, Dr. Covey.
Sejujurnya aku gak memprediksi ending dan alur ceritanya bakal begitu menyenangkan dan seperti itu....
Dari awal cerita diceritakan Lara Jean ini menyimpan perasaan sama pacar kakaknya yaitu Josh, Josh itu laki - laki yang baik banget, Margot juga kakak yang baik, setiap dia ngedate sama Josh, Lara Jean pasti diajak juga. 
Suatu hari Margot akan masuk kuliah di Skotlandia (which is jauh banget sama tempat tinggal mereka), so dia putus sama Josh karena gak mau menjalani hubungan LDR (ini juga berhubungan sama pesan Ibu mereka dulu). 
Nah, simple aja, sejak itu aku udah berpikir si Lara Jean ini akan jadian sama Josh, kelar. Haha.
Tapi ternyata aku SALAH BESAR....
Oh iya Lara Jean ini selalu menulis surat cinta untuk laki - laki yang dia sukai. Totalnya sampai saat ini ada 5, tentu aja yang ke 5 itu Josh. Tapi, surat ini hanya disimpan untuk dirinya sendiri. Karena dengan menulis surat tersebut, hatinya sudah cukup plong untuk mencurahkan isi hatinya tanpa harus kasih tau ke semua laki-laki yang dia sukai. Oh iya 1st love Lara Jean bernama Peter Kavinski yang juga disukai sama sahabatnya yang lama, Gen. Karena permainan puter botol membuat Peter dan Lara ciuman sewaktu kelas 7, dan Gen seketika itu juga gak jadi sabahat Lara lagi. Gen jadi cewek populer sedangkan Lara cuma cewek biasa aja. Lara punya sahabat bernama Chris, yang ternyata Chris ini sepupunya Gen. Disini Gen gak cuma digambarkan populer tapi juga mean girls alias jahat. hohoho... Oh iya Gen juga akhirnya pacaran sama Peter.




Suatu hari, surat-surat cinta yang Lara Jean simpan terkirim ke semua laki-laki yang pernah dia sukai. Laki-laki pertama yang mendatangi Lara Jean itu Peter Kavinski lalu Josh. Tapi berhubung Lara Jean takut banget sama Josh dan dia menghindari Josh mati-matian.
Saat dia menghindari Josh mati-matian dia malah jadi deket sama Peter (which I know Lara never know that she would falling in love with Peter, and so Peter).



Semua dimulai saat Peter ternyata putus sama Gen karena Gen punya pacar baru anak kuliahan. Peter tau Gen bakal marah dan iri banget sama Lara Jean kalo Peter deket malah deket sama Lara Jean. 
Mereka berdua bikin hubungan palsu, yapppp mereka pura - pura pacaran, Lara Jean buat menghindari Josh dan Peter buat menarik perhatiannya Gen.
Tapi yaaaa... ternyata mereka saling jatuh cinta. Mungkin ini terdengar udah biasa banget yaaaa.
Tapi, aku gak menyadari itu sampai cukup lama karena baik Peter dan Lara sama - sama menunjukkan mereka gak saling suka, dan hubungan mereka cuma pura-pura. 



So, aku cukup kaget saat Peter malah cemburu liat Lara ngobrol sama Josh dan Lara cemburu liat Gen deketin Peter lagi. 
Karena dari awal aku yakin banget ini cerita pasti endingnya Lara sama Josh.

Hubungan Lara sama Peter itu manis banget, kita dibikin baper banget liat mereka berdua yang awalnya jaim, tapi saling ngasih perhatian, saling curhat tentang personal life masing - masing. Sampai akhinrya mereka saling jatuh cinta dan Lara juga sadar ternyata perasaan dia ke Josh gak sedalam yang dia kira. And she falling in love with Peter.



Hampir gak ada yang aku gak suka dari film ini karena sukses bikin BAPER haha....
Semuanya begitu normal like a real life, dan tokoh - tokoh di Film ini pun bagus ya, yang populer dan mean girls like a mean girls pada umumnya, Lara cewek biasa aja, gak terlihat dan gak populer juga terlihat seperti cewek biasa pada umunya, gak over acting caper atau apapun. She's really a lovely person dan terlihat dari keluarganya juga, kakak, adiknya dan ayahnya adalah orang yang menyenangkan. 

Alur ceritanya ringan banget dan banyak yang bikin ketawa juga sama kelakukannya si Lara Jean dan Peter.
Aku kasih rating 10/10 untuk To All The Boys I've Loved Before. Film ini dapet rating 7,6 di imdb.

So, yeaahhhhhh THE WINNER IS.......... To All The Boys I've Loved Before

But, the both is really a recommended movie for watching in your weekend.
Happy watching <3

Komentar

  1. Top 5 Hotels Near Miami Casino, Florida - Casinoinjapan 제왕카지노 제왕카지노 カジノ シークレット カジノ シークレット 메리트 카지노 주소 메리트 카지노 주소 온카지노 온카지노 다파벳 다파벳 681 The Best Sports Betting Apps 2021

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Luxcrime Ultra Light Lip Stain (All shades!!!)

Sebagai anak Lip Cream Matte , aku tuh bukan anak Lip Tint banget!! Alasannya? Simply , karena warna asli bibir aku bukan yang cantik natural sejak lahir gitu alias pink merona 😞 walaupun bukan yang gelap tapi tuh cukup pucet kalo gak pake apa-apa. Kalo ngaca sih aku seram sendiri ngeliatnya klo lagi bare lips . Soalnya kaya ngeliat diri sendiri yang tengah sakit dan perlu dibawa ke UGD.😨😔 Nah, tapi belakangan ini, ditengah gempuran lip product yang semakin bersaing kualitasnya dan harganya. Akhirnya aku kepikiran untuk cobain Lip Tint . Itupun galau sana sini, karena sebelumnya aku pernah cobain korean lip tint   dari Peripera yang Velvet Tint tapi kurang cocok sama visi misiku soal lip product . Hihi...😝  So, akhirnya aku hibahkan ke anak temenku (loh kok malah jadi meracuni lip product ke anak kecil sih??) 😅 Okay, jadi lip tint yang ada dibayanganku itu HARUS yang : Warnanya tetep cantik walaupun dipakai di bibir yang aslinya gak pink (gelap or pucet). Terkadang li...

Rapat Kerja 2022 : Ganti Kurikulum Lagi.

Tahun 2010 adalah pertama kalinya aku terjun ke dunia pendidikan. Yang mana, sepertinya ini pengalaman yang cukup langka (Khususnya pada saat itu). Lulusan Keperawatan jadi guru SMK? Setiap ditanya orang - orang.  "Kerja dimana?" "di SMK" "oh guru ya? guru apa?" "guru keperawatan" Setelah itu lanjutannya bisa panjang sekali, dengan kondisi orang yang bertanya kebingungan dan aku harus menjelaskan dengan sedetail-detailnya. 😅 Singkat cerita, pertengahan tahun pelajaran 2014/2015 aku dipercaya untuk lebih mendalami mengenai Kurikulum Sekolah. Hal yang sangat baru untukku dan tentu saja asing dan tak terpikirkan aku akan mendapatkan kesempatan itu seumur hidupku. 😩 Selama aku mempelajari mengenai Kurikulum, saat itu baru saja diterapkan Kurikulum 2013, yang sebelumnya yaitu Kurikulum KTSP 2006.  Sejauh yang aku tahu, berganti Kurikulum merupakan suatu hal yang tantangannya sangat besar. Aku, yang sama sekali tidak mempunyai background pendidikan t...

Jakarta X Beauty 2022

Jakarta X Beauty adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh Female Daily Network. Tahun 2022 ini adalah keempat kalinya Jakarta x Beauty diselenggarakan. Sempat vakum 2 tahun karena pandemi Covid 19, comeback nya JxB 2022 ini ternyata sangat diluar dugaan ramainya.  Aku sebagai salah satu pengunjung tetap JxB ini cukup dibuat terkejut dengan event JxB tahun ini, ya betul ini keempat kalinya aku hadir di JxB.  Aku ingat betul, tahun 2017 itu JxB pertama kalinya dilaksanakan. Saat itu, aku masih baru-barunya tertarik dengan dunia beauty. Masih baru-barunya juga kenal dengan Female Daily dan langsung jadi reviewer aktif di aplikasinya.  Saat itu, JxB tidak seramai sekarang, haha sangat jauh berbeda. Bahkan, boleh dibilang sepi, jika dibandingkan. Sepi dalam artian bukan sepi pengunjung, tetap ramai tapi stabil, kita bisa berkunjung ke booth booth tanpa berdesak-desakan karena ramai, bisa nyaman melihat-lihat dan foto-foto tanpa antri. 😅 Tahun 2018, kedua kalinya aku ke ...