Langsung ke konten utama

Face Mask Empties - Skincare Ulfa

Beberapa bulan belakangan ini, ada satu skincare routine yang gak pernah aku lewatkan.
bahkan setiap hari aku selalu pakai karena gak mau melewatkan satu momen yang mengasyikkan itu....
Bisa tebak....???

MASKERAN!!
Setiap hari aku pasti maskeran, yang selalu aku lakukan di night routine aku.

Kenapa setiap hari? Emangnya boleh ya?
Nah, ini sebelumnya aku udah nyari tau sendiri tentang maskeran.
Maskeran pun ada beberapa jenisnya.

  1. Wash Off Mask : Masker yang dibilas setelah dipakai
  2. Peel Off Mask : Masker yang dikeletek (?) Duh apa yang disebutnya, pokoknya yang dicabut gitulah, karena dia nempel sama wajah, kemudia pas kering dicabut lagi, atau ditarik gitu pokoknya ya.
  3. Sheet Mask : Masker yang berbentuk lembaran, basah (karena mengandung essens), diamkan selama 20 - 30 menit. Kemudian lembaran maskernya bisa diangkat. Nah, yang perlu diketahui, sheet mask ini gak boleh didiamkan sampai kering betul ya guys. Walaupun kalian sayang sama essens yang masih tersisa, direlakan sajalah. Hehe...

Masker favorit aku sendiri yaitu wash off mask, yaitu masker yang dibilas setelah dipakai, karena ya simple aja gitu.
Selain itu aku juga suka sih sama sheet mask, tapi aku suka ribet pakai sheet mask karena jarang cocok sama ukurannya, selalu kebesaran di wajahku dan agak ribet karena harus aku lipat di bagian atas wajah karena kena rambut -_-

Nah.....
Ini yang mau aku share, yaitu favorit masker aku (wash off mask), and......... it's empties! YEAY!!

Langsung aja ya.......

  1. L'oreal Pure Clay Mask - Anti Pores : Aku suka tekstur masker ini, karena dia gak mengeras atau bikin wajah jadi kaku pas maskeran, cukup lembut. Nah, karena wajahku oily, saat pakai ini terutama dibagian hidung warna maskernya agak menggelap seperti minyak terserap oleh maskernya. Seru liatnyaaa... hehe. Wanginya cukup enak dan gak begitu menyengat. Walaupun dari namanya Anti Pores bukan berarti pori-pori langsung hilang ^^ tapi selama pemakaian masker ini dan pastinya dengan tambahan treatment lainnya kondisi pori - pori di wajahku yang memang cukup besar terutama dibagian hidung. Sekarang udah lebih baik, komedo juga hilang dan bersih. Ini bisa dibeli di Guardian atau Watsons atau bisa juga langsung di counternya. Ini aku beli dengan harga Rp. 165.000,- 

CLAIM TO FAME: An indulgent and creamy cleansing treatment mask that purifies and mattifies skin in 10 minutes.

FAST FACTS: Deeply penetrates skin to remove impurities and unclog pores; minimize the look of blemishes and imperfections; refreshes, clarifies, and soothes with eucalyptus; formulated with 3 pure clays including kaolin, montmorillonite (a creamy green clay know for its purifying and rebalancing properties), and Moroccan lava clay or ghassoul

PERFECT FOR: Oily, shiny skin. (source : beautymnl.com)
2. Sukin Detoxifying Clay Masque Super Greens 
Sukin ini produk natural dari Australia, bisa dilihat di packagingnya disitu tertulis paraben free dan sesungguhnya ini masker favoritttttt aku dari semua masker yang pernah aku coba. Walaupun bau dari masker ini emang agak aneh, kalo yang sensitif sama bebauan pasti terganggu sama baunya. Tapi kalo aku sih tahan aja. Untuk teksturnya masker ini lembut banget ya sama sekali gak kasar. warnanya abu - abu. Ini salah satu senjata aku juga saat wajah lagi jerawatan karena sengaruh itu sih sama jerawat di muka. I really love it <3
Aku beli Sukin ini di online shop ig (tokotujuhpuluh) dengan harga Rp. 199.000,-

Sukin Super Greens Detoxifying Clay Masque is a facial mask that draws out dirt and impurities. Along with a base of kaolin and bentonite, it contains kale, spirulina, parsley and chlorella to detoxify and vitamins for healthy skin. The addition of avocado and baobab work to impart moisture to skin, while goji berry promotes a dewy complexion. The mask has an invigorating cranberry scent. (Source : beautyheaven.com.au)
3. Sukin Anti Pollution Facial Masque Oil Balancing (Charcoal)
Kali ini kandungan utama masker ini adalah charcoal, dan seperti namanya masker ini untuk melawan polusi buat kalian yang sehari - hari beraktivitas di luar dan bertemu dengan polusi. Buat kalian yang tinggal di kota besar yang tiap harinya ketemu macet pasti butuh masker ini.
Aku juga suka sama Sukin ini, tapi Favorit aku memang yang super greens. Kembali lagi karena ini natural, jadi bau dai masker ini memang cukup menganggu. Honestly, ini lebih menyengat dibanding yang super greens. huhu....tapi kualitas tetep gak kalah dari yang Super Greens. :)
Aku beli ini sama seperti sukin yang sebelumnya dengan harga Rp. 99.000,- 

Sukin Oil Balancing Anti-Pollution Facial Masque is a mask enriched with bamboo charcoal, rooibos tea and willowherb to target impurities and keep pores clear. Bilberry, white tea and pomegranate impart antioxidants for a healthy glow, while quince helps limit shine and reduce the visible appearance of pores. (Source : www.beautyheaven.com.au)

So... that's it!! My face empties..... yang selalu menolongku disaat - saat kondisi wajah lagi gak enak. Semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa jadi rekomendasi skincare routine kalian....
See you......... <3

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Luxcrime Ultra Light Lip Stain (All shades!!!)

Sebagai anak Lip Cream Matte , aku tuh bukan anak Lip Tint banget!! Alasannya? Simply , karena warna asli bibir aku bukan yang cantik natural sejak lahir gitu alias pink merona 😞 walaupun bukan yang gelap tapi tuh cukup pucet kalo gak pake apa-apa. Kalo ngaca sih aku seram sendiri ngeliatnya klo lagi bare lips . Soalnya kaya ngeliat diri sendiri yang tengah sakit dan perlu dibawa ke UGD.😨😔 Nah, tapi belakangan ini, ditengah gempuran lip product yang semakin bersaing kualitasnya dan harganya. Akhirnya aku kepikiran untuk cobain Lip Tint . Itupun galau sana sini, karena sebelumnya aku pernah cobain korean lip tint   dari Peripera yang Velvet Tint tapi kurang cocok sama visi misiku soal lip product . Hihi...😝  So, akhirnya aku hibahkan ke anak temenku (loh kok malah jadi meracuni lip product ke anak kecil sih??) 😅 Okay, jadi lip tint yang ada dibayanganku itu HARUS yang : Warnanya tetep cantik walaupun dipakai di bibir yang aslinya gak pink (gelap or pucet). Terkadang li...

Rapat Kerja 2022 : Ganti Kurikulum Lagi.

Tahun 2010 adalah pertama kalinya aku terjun ke dunia pendidikan. Yang mana, sepertinya ini pengalaman yang cukup langka (Khususnya pada saat itu). Lulusan Keperawatan jadi guru SMK? Setiap ditanya orang - orang.  "Kerja dimana?" "di SMK" "oh guru ya? guru apa?" "guru keperawatan" Setelah itu lanjutannya bisa panjang sekali, dengan kondisi orang yang bertanya kebingungan dan aku harus menjelaskan dengan sedetail-detailnya. 😅 Singkat cerita, pertengahan tahun pelajaran 2014/2015 aku dipercaya untuk lebih mendalami mengenai Kurikulum Sekolah. Hal yang sangat baru untukku dan tentu saja asing dan tak terpikirkan aku akan mendapatkan kesempatan itu seumur hidupku. 😩 Selama aku mempelajari mengenai Kurikulum, saat itu baru saja diterapkan Kurikulum 2013, yang sebelumnya yaitu Kurikulum KTSP 2006.  Sejauh yang aku tahu, berganti Kurikulum merupakan suatu hal yang tantangannya sangat besar. Aku, yang sama sekali tidak mempunyai background pendidikan t...

Jakarta X Beauty 2022

Jakarta X Beauty adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh Female Daily Network. Tahun 2022 ini adalah keempat kalinya Jakarta x Beauty diselenggarakan. Sempat vakum 2 tahun karena pandemi Covid 19, comeback nya JxB 2022 ini ternyata sangat diluar dugaan ramainya.  Aku sebagai salah satu pengunjung tetap JxB ini cukup dibuat terkejut dengan event JxB tahun ini, ya betul ini keempat kalinya aku hadir di JxB.  Aku ingat betul, tahun 2017 itu JxB pertama kalinya dilaksanakan. Saat itu, aku masih baru-barunya tertarik dengan dunia beauty. Masih baru-barunya juga kenal dengan Female Daily dan langsung jadi reviewer aktif di aplikasinya.  Saat itu, JxB tidak seramai sekarang, haha sangat jauh berbeda. Bahkan, boleh dibilang sepi, jika dibandingkan. Sepi dalam artian bukan sepi pengunjung, tetap ramai tapi stabil, kita bisa berkunjung ke booth booth tanpa berdesak-desakan karena ramai, bisa nyaman melihat-lihat dan foto-foto tanpa antri. 😅 Tahun 2018, kedua kalinya aku ke ...