Langsung ke konten utama

The Hunger Games and I

Sejak premiere nya pada tanggal 23 Maret 2012, aku sudah berniat harus menonton film ini di bioskop. Sebenarnya, aku tidak begitu tahu jelas jalan cerita film ini, tentang apa, dan apakah aku akan menyukai ceritanya, dan apakah aku akan mengerti jalan cerita film ini. Aku tidak tahu.
The Hunger Games, itulah judul filmnya, yang ceritanya diangkat dari buku yang berjudul sama, pengarangnya bernama Suzanne Collins. The Hunger Games adalah judul buku pertamanya, buku keduanya berjudul Catching Fire dan buku ketiganya berjudul Mockingjay.

Dan sejak tanggal 23 Maret 2012 itu aku dibuat galau oleh film yang belum kukenal ini, walaupun aku "kutu buku", aku belum membaca buku ini. Berniat membeli buku ini sih sudah pasti, tapi untuk merealisasikannya belum sempat.
Saat-saat menggalaukan film yang belum kukenal ini, seorang muridku mengajakku menonton film ini, tentu saja aku tidak menolaknya. Senang bukan main. Artinya, aku tidak perlu galau lagi dan pusing-pusing memikirkan dengan siapa aku akan menontonnya? (beginilah menjadi single, holy crap!)
Maklum, tidak banyak orang-orang dekat dalam hidupku yang mempunyai hobi sama sepertiku. Mungkin yang hobi nonton banyak, tapi yang hobi nonton film impor, aku yakin sangat jarang. Itulah persoalanku sejak dulu. Apalagi The Hunger Games ditayangkan pada saat film The Raid booming, setiap orang yang aku tahu, lebih berniat menonton film The Raid daripada menonton The Hunger Games, sedangkan aku? Tertarik sedikit saja tidak dengan film The Raid. Oke yeah, aku tertarik tapi mungkin saat ini itu ada di urutan kedua setelah The Hunger Games tentunya.
Saat menanti hari dimana aku akan menonton film ini, ternyata aku kecewa lebih dulu. Karena beberapa sebab aku batal menonton film ini dengan muridku. Kamu tahu, GALAUku bertambah jauh melebihi sebelumnya. Aku putus asa, aku sudah memikirkan, mungkin aku hanya ditakdirkan hanya menonton dari kaset dvd bajakan film ini saja, holy crap! Sempat terpikir untuk menonton sendiri, tapi aku pikir tidaklah... Aku tidak bisa membayangkan sendiri saja ke bioskop, menonton sendiri, dan jika seru, aku akan tertawa, terkaget, menangis sendiri, I can't imagine that. Yang bisa aku lakukan hanya menyesali nasib sialku kali ini T_T
Tapi aku ingat, aku pernah bertemu orang seperti itu di bioskop, paling tidak jika aku benar-benar nekat nonton sendiri, aku bukanlah satu-satunya orang "menyedihkan" di dunia ini, sudah pernah ada sebelumnya, dan yeah menurutku ini benar-benar keadaan yang menyedihkan untukku.

Okay, back to topic, hari ini aku menontonnya, menonton THE HUNGER GAMES, dan yak aku menonton sendirian, aku telah menjadi orang "menyedihkan" itu. Pppfffttt...

Entah darimana datangnya kekuatan untuk menjadi orang "menyedihkan" itu. Sebenarnya aku memiliki niat itu kemarin, setelah pulang kerja, menonton yang jam 18.00, pulang jam 21.00 malam, itu adalah rencanaku, karena memang aku sedang tidak betah berada di rumah, sedang muak dengan orang-orang yang tinggal di rumah itu. Namun, tidak jadi, karena ada hal lain yang harus aku lakukan.
Jadilah aku seperti orang bodoh, datang sendirian ke bioskop, Margo Platinum. Terserahlah orang mau bilang apa. Aku tidak peduli. Oh ya, hampir lupa, sebenarnya ada yang mengajakku nonton, tetapi sayang orang tersebut bukanlah orang yang aku harapkan, dan aku memikirkannya beberapa kali, dan aku mengambil kesimpulan bahwa lebih baik menjadi orang "menyedihkan" itu daripada menonton dengan orang yang tidak diharapkan, aku bersumpah film yang aslinya SERU bisa jadi TIDAK SERU jika nonton bersama orang yang tidak tepat. Mungkin aku terlalu berlebihan? Terserahlah, aku tidak peduli. Beginilah aku.

Langsung saja ke film! Filmnya bener-bener oke banget! Aku jelas-jelas tidak menyesal jadi orang "menyedihkan" untuk film ini :D
Pemeran utama film ini adalah seorang wanita cantik, berwajah sensual yang benar-benar terlihat sebagai gadis yang sangat pemberani, Jennifer Lawrence sebagai Katniss Everdeen.

Katniss Everdeen terpilih menjadi "yang terpilih" diajang tahunan yang ditayangkan secara langsung diseluruh dunia dan selalu dinanti-nantikan yang disebut The Hunger Games menggantikan adik perempuannya Primrose Everdeen. Kamu tahu, aku benar-benar mengeluarkan air mata saat adegan nama Primrose dibacakan menjadi "yang terpilih" lalu dengan penuh keberaniannya Katniss menjadi sukarelawan untuk adik perempuan yang sangat disayanginya itu. Adegannya benar-benar menyedihkan banget. Keliatan sekali kalo Katniss dan Primrose itu saling menyayangi satu sama lain.
Buat yang belum tahu apa sih Hunger Games itu sebenarnya? Ceritanya di film ini Hunger Games itu sebuah permainan yang diadakan setahun sekali guna mengenang, mengingat, dan menghormati sebuah kejadian pemberontakan yang dulu pernah terjadi. Pesertanya dipilih dari 12 distrik, masing-masing distrik mengirim 2 orang, 2 laki-laki dan 1 perempuan. Jadi jumlah keseluruhan peserta The Hunger Games ada 24 orang. Dipermainan ini mereka akan saling membunuh, intinya sih yang tersisa 1 dan hidup, itulah pemenangnya. Di distrik 12 peserta perempuannya terpilihlah Katniss tadi yang menggantikan adiknya. Lalu peserta laki-laki yang berpasangan dengan Katniss dan berangkat mewakili distrik 12 bernama Peeta Mellark yang diperankan oleh Josh Hutcherson.

Cowok yang keliatannya gak seberani Katniss. Dan cowok yang punya hubungan tidak begitu baik juga dengan Katniss. Mereka punya 1 cerita yang mereka simpan dan akan selalu mereka ingat di masa lalunya.
Peraturan awal bahwa hanya akan ada 1 pemenang, yang artinya kalaupun tersisa 2 antara Katniss dan Peeta, maka mereka tentunya akan saling membunuh bukan? Demi untuk menang dan kembali ke distrik masing-masing berkumpul lagi bersama keluarga yang telah menanti mereka, diubah menjadi boleh ada 2 pemenang dengan syarat mereka berasal dari distrik yang sama. Nah, aku agak sedikit tidak mengerti dengan hubungan Katniss dan Peeta sebenarnya (karena belum baca bukunya). Menurut yang aku tangkap mereka pura-pura saling jatuh cinta dan saling berkorban satu sama lain. Mereka berpura-pura seperti itu diminta oleh Haymitch Abernathy, pelatih atau guru dari distrik 12, entah dengan tujuan dan maksud apa, pada akhirnya peraturan menjadi berubah. Dan pada akhirnya juga mereka keluar sebagai pemenang dari distrik 12. Dan yang aku tangkap juga, sepertinya Peeta benar-benar jatuh cinta dengan Katniss, namun entah dengan Katniss, karena dia sudah mempunyai pacar bernama Gale Hawthore yang diperankan oleh si tampan Liam Hemsworth.

Walaupun Katniss sama Peeta cuma pura-pura tapi mereka itu bener-bener so sweet :D apalagi saat Peeta luka, dan sekarat karena lukanya yang infeksi dan harus segera diobati kalo keadaannya mau membaik.
Lainnya, aku juga sangat menyukai saat-saat latihan sebelum Hunger Games dimulai, ke 24 orang tersebut bener-bener keren, dan 1 lagi!! Aku sangat suka lokasi tempat The Hunger Games berlangsung. AMAZING!
Dan saat-saat Hunger Games berlangsung, hampir semua peserta saling membunuh satu sama lain, dan itu benar-benar mengerikan >.< dan pastinya menyedihkan disaat beberapa diantara mereka saling melindungi satu sama lain, padahal mereka berbeda distrik, dan saat hubungan pertemanan yang manis itu harus diakhiri karena nyawa salah satu diantaranya melayang oleh peserta lainnya yang memang sangat berambisi memenangkan Hunger Games.

Intinya, film ini bener-bener recomended!! Hmm.. kayanya agak telat yah ngomong sekarang, karena film ini udah lama banget tayang, but better late than never lah yaaa :D
I'm happy and I'm lucky to watching this movie!
I really loves Katniss, she's so brave, she's beautiful and kind.
Aku harap Catching Fire juga bakal dibuat filmnya, sekuel kedua dari Hunger Games.

Happy Hunger Games, may the odds be ever in your favor! :))

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Luxcrime Ultra Light Lip Stain (All shades!!!)

Sebagai anak Lip Cream Matte , aku tuh bukan anak Lip Tint banget!! Alasannya? Simply , karena warna asli bibir aku bukan yang cantik natural sejak lahir gitu alias pink merona 😞 walaupun bukan yang gelap tapi tuh cukup pucet kalo gak pake apa-apa. Kalo ngaca sih aku seram sendiri ngeliatnya klo lagi bare lips . Soalnya kaya ngeliat diri sendiri yang tengah sakit dan perlu dibawa ke UGD.😨😔 Nah, tapi belakangan ini, ditengah gempuran lip product yang semakin bersaing kualitasnya dan harganya. Akhirnya aku kepikiran untuk cobain Lip Tint . Itupun galau sana sini, karena sebelumnya aku pernah cobain korean lip tint   dari Peripera yang Velvet Tint tapi kurang cocok sama visi misiku soal lip product . Hihi...😝  So, akhirnya aku hibahkan ke anak temenku (loh kok malah jadi meracuni lip product ke anak kecil sih??) 😅 Okay, jadi lip tint yang ada dibayanganku itu HARUS yang : Warnanya tetep cantik walaupun dipakai di bibir yang aslinya gak pink (gelap or pucet). Terkadang li...

Rapat Kerja 2022 : Ganti Kurikulum Lagi.

Tahun 2010 adalah pertama kalinya aku terjun ke dunia pendidikan. Yang mana, sepertinya ini pengalaman yang cukup langka (Khususnya pada saat itu). Lulusan Keperawatan jadi guru SMK? Setiap ditanya orang - orang.  "Kerja dimana?" "di SMK" "oh guru ya? guru apa?" "guru keperawatan" Setelah itu lanjutannya bisa panjang sekali, dengan kondisi orang yang bertanya kebingungan dan aku harus menjelaskan dengan sedetail-detailnya. 😅 Singkat cerita, pertengahan tahun pelajaran 2014/2015 aku dipercaya untuk lebih mendalami mengenai Kurikulum Sekolah. Hal yang sangat baru untukku dan tentu saja asing dan tak terpikirkan aku akan mendapatkan kesempatan itu seumur hidupku. 😩 Selama aku mempelajari mengenai Kurikulum, saat itu baru saja diterapkan Kurikulum 2013, yang sebelumnya yaitu Kurikulum KTSP 2006.  Sejauh yang aku tahu, berganti Kurikulum merupakan suatu hal yang tantangannya sangat besar. Aku, yang sama sekali tidak mempunyai background pendidikan t...

Jakarta X Beauty 2022

Jakarta X Beauty adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh Female Daily Network. Tahun 2022 ini adalah keempat kalinya Jakarta x Beauty diselenggarakan. Sempat vakum 2 tahun karena pandemi Covid 19, comeback nya JxB 2022 ini ternyata sangat diluar dugaan ramainya.  Aku sebagai salah satu pengunjung tetap JxB ini cukup dibuat terkejut dengan event JxB tahun ini, ya betul ini keempat kalinya aku hadir di JxB.  Aku ingat betul, tahun 2017 itu JxB pertama kalinya dilaksanakan. Saat itu, aku masih baru-barunya tertarik dengan dunia beauty. Masih baru-barunya juga kenal dengan Female Daily dan langsung jadi reviewer aktif di aplikasinya.  Saat itu, JxB tidak seramai sekarang, haha sangat jauh berbeda. Bahkan, boleh dibilang sepi, jika dibandingkan. Sepi dalam artian bukan sepi pengunjung, tetap ramai tapi stabil, kita bisa berkunjung ke booth booth tanpa berdesak-desakan karena ramai, bisa nyaman melihat-lihat dan foto-foto tanpa antri. 😅 Tahun 2018, kedua kalinya aku ke ...