Langsung ke konten utama

Aku, Sebelas Patriot, Luis Figo dan FC Barcelona

Malam ini baru saja membaca Sebelas Patriot, belum tamat sih bacanya, namun, salah satu bab dibuku tersebut mengagetkanku.

Ohya, sebelumnya, Sebelas Patriot itu novel terbaru karangan Andrea Hirata, penulis terfavoritku :))

Bukunya tidak setebal buku-buku Andrea Hirata yang lain, seperti Laskar Pelangi atau Dwilogi Padang Bulan.
Dan uniknya, ternyata buku itu banyak membahas tentang Sepak Bola :))

Akupun semakin tertarik, belum lagi tulisan-tulisan Andrea Hirata selalu membuatku berdecak kagum. Terutama kepada orang-orang yang dikaguminya, dan disini lagi-lagi dan untuk kesekian kalinya, dia bercerita tentang ayahnya. Ayah nomor 1 di seluruh dunia!!!

Dan, terutama hal yang paling aku suka adalah, novel karangan Andrea Hirata sangatlah inspiratif, tidak melulu membahas "cinta". "Cinta"nya Andrea Hirata berbeda.
Waktu membaca Padang Bulan beberapa waktu yang lalu, aku dibuatnya menangis-nangis membaca cerita tentang salah seorang temannya yang sangat menyukai Bahasa Inggris dan Ayahnya.
Saat itu juga aku berkata "Baru kali ini ada buku yang bisa bikin gue nangis-nangis, tapi bukan karena cerita cinta-cintaan".

Mulai dari baca Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Maryamah Karpov, dan Dwilogi Padang Bulan sampai Sebelas Patriot ini aku tak pernah menangis cuma karena cerita yang bertemakan "cinta-cintaan".
Cinta dibuku ini beda. Cinta Andrea Hirata ke ayahnya, ke Ibunya, ke Arai, dan sahabat-sahabatnya lah yg membuat aku terharu membacanya.
Belum lagi, saat sedang sedih-sedihnya, tetiba Andrea Hirata bercerita sesuatu yang lucu, yang membuatku tertawa, Amazing!!!
Itulah mengapa aku memilihnya menjadi penulis favoritku.

Aih, hampir lupa, tadinya aku akan menceritakan 1 bab di buku Sebelas Patriot yang membuatku histeris, shocked, and surprise!!!
Saat itu Andrea Hirata bertanya kepada ayahnya yang amat pendiam itu, "apa klub favorit ayah selain PSSI?"
Biasanya, ayahnya hanya menjawab dengan senyum, namun kali ini ayahnya memberikan sebuah jawaban.
"Real Madrid bujang" OOUUCHH!! (☉_☉) 
"Pemain kesukaan ayah?" Ikal bertanya lagi kepada Ayahnya.
"Figo bujang, Luis Figo". Aku kaget bukan main, tetiba aku teringat seseorang. Kau tahu siapa?
Aku mengingat diriku sendiri.
Sangat menggelitik, detik-detik awal aku sedikit senang, sungguh :p
"Seperti diriku yang dulu..." Begitu pikirku.
Namun, saat membaca bab selanjutnya yang menceritakan lebih banyak soal Real Madrid, Luis Figo, dan Santiago Bernabeu, aku agak sedikit kurang bersemangat membacanya.

Sedikit flashback, tepatnya setelah Piala Dunia 2002, saat itu aku SMP kelas 3. Kebetulan, aku memfavoritkan Luis Figo, pemain sepakbola asal Portugal, entah bagaimana awal aku menyukainya, jadi aku sering sekali melihat orang-orang memakai Jersey dengan nama punggung "Figo".
Sejak saat itu, aku memfavoritkan Figo, Portugal, dan tentu saja Real Madrid.
Jujur saja, saat itu aku tak pernah sedikitpun tahu mengenai perseteruan Madrid dengan Barça, akupun dulu belum tahu kalau Figo adalah number one enemy of FC Barcelona, dan akupun juga tak banyak tahu tentang FC Barcelona.

Hanya sebatas Figo saja... Tidak lama kemudian, Figo hengkang ke Inter Milan. Lalu saat Piala Dunia 2006 aku terhipnotis oleh aksi Lionel Messi. Lama kelamaan, aku menyukai Barça, itupun karena akhirnya aku mengetahui sejarah dan seluk beluk FC Barcelona, dari sanapun aku tahu, bahwa ternyata Figo pernah bermain di Barça, walaupun mempunyai ending yang tidak enak. Karena dia menjadi orang yang paling dibenci fans-fans Barça.
Lalu, bagaimana denganku? Aku tak pernah membenci Figo, tak bisa. Madrid? Mungkin ya, sedikit.
Dan, jika ada yang bertanya padaku, siapa pemain-pemain Barça favoritku, aku tetap memasukkan Figo di daftar pemain favoritku. Bagaimanapun, Figo adalah pemain sepakbola pertama yang aku suka, dan mungkin juga yang membuatku menyukai dunia sepakbola hingga sekarang.
And believe it or not, aku pernah mempunyai seorang teman yang mengaku fans Madrid sekaligus Barça. Orangnya sangat baik hati dan kalem. Saat aku tahu tentang Madrid dan Barça aku tak percaya mengapa temanku itu bisa menyukai kedua klub tersebut. Apalagi saking kalemnya temanku itu, aku lebih-lebih tidak percaya kalo dia bisa menyukai Real Madrid, klub yang banyak omong, sombong dan angkuh itu. Sangat berbeda dengan sifat-sifat temanku itu -,-

Dan itulah sebabnya, aku kurang tertarik oleh beberapa fans Barça yang sering mengumpat tentang Figo dan Madrid. Biasanya aku menghindar saja, ya terkadang aku sangat membenci Madrid, terutama para pemain-pemainnya, dan pelatihnya yang sangat angkuh dan sombong.
Tapi tetap saja, untuk Figo bagiku itu hanyalah masa lalu, aku tetap memfavoritkannya, walaupun tidak lagi seperti dulu.
Dan, sekarang aku memilih Barça untuk selamanya menjadi klub yang paling aku cintai.
And i'm proud to be a cules, be cules forever, I can't Move On from Barça!! :))

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Luxcrime Ultra Light Lip Stain (All shades!!!)

Sebagai anak Lip Cream Matte , aku tuh bukan anak Lip Tint banget!! Alasannya? Simply , karena warna asli bibir aku bukan yang cantik natural sejak lahir gitu alias pink merona 😞 walaupun bukan yang gelap tapi tuh cukup pucet kalo gak pake apa-apa. Kalo ngaca sih aku seram sendiri ngeliatnya klo lagi bare lips . Soalnya kaya ngeliat diri sendiri yang tengah sakit dan perlu dibawa ke UGD.😨😔 Nah, tapi belakangan ini, ditengah gempuran lip product yang semakin bersaing kualitasnya dan harganya. Akhirnya aku kepikiran untuk cobain Lip Tint . Itupun galau sana sini, karena sebelumnya aku pernah cobain korean lip tint   dari Peripera yang Velvet Tint tapi kurang cocok sama visi misiku soal lip product . Hihi...😝  So, akhirnya aku hibahkan ke anak temenku (loh kok malah jadi meracuni lip product ke anak kecil sih??) 😅 Okay, jadi lip tint yang ada dibayanganku itu HARUS yang : Warnanya tetep cantik walaupun dipakai di bibir yang aslinya gak pink (gelap or pucet). Terkadang li...

Rapat Kerja 2022 : Ganti Kurikulum Lagi.

Tahun 2010 adalah pertama kalinya aku terjun ke dunia pendidikan. Yang mana, sepertinya ini pengalaman yang cukup langka (Khususnya pada saat itu). Lulusan Keperawatan jadi guru SMK? Setiap ditanya orang - orang.  "Kerja dimana?" "di SMK" "oh guru ya? guru apa?" "guru keperawatan" Setelah itu lanjutannya bisa panjang sekali, dengan kondisi orang yang bertanya kebingungan dan aku harus menjelaskan dengan sedetail-detailnya. 😅 Singkat cerita, pertengahan tahun pelajaran 2014/2015 aku dipercaya untuk lebih mendalami mengenai Kurikulum Sekolah. Hal yang sangat baru untukku dan tentu saja asing dan tak terpikirkan aku akan mendapatkan kesempatan itu seumur hidupku. 😩 Selama aku mempelajari mengenai Kurikulum, saat itu baru saja diterapkan Kurikulum 2013, yang sebelumnya yaitu Kurikulum KTSP 2006.  Sejauh yang aku tahu, berganti Kurikulum merupakan suatu hal yang tantangannya sangat besar. Aku, yang sama sekali tidak mempunyai background pendidikan t...

Jakarta X Beauty 2022

Jakarta X Beauty adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh Female Daily Network. Tahun 2022 ini adalah keempat kalinya Jakarta x Beauty diselenggarakan. Sempat vakum 2 tahun karena pandemi Covid 19, comeback nya JxB 2022 ini ternyata sangat diluar dugaan ramainya.  Aku sebagai salah satu pengunjung tetap JxB ini cukup dibuat terkejut dengan event JxB tahun ini, ya betul ini keempat kalinya aku hadir di JxB.  Aku ingat betul, tahun 2017 itu JxB pertama kalinya dilaksanakan. Saat itu, aku masih baru-barunya tertarik dengan dunia beauty. Masih baru-barunya juga kenal dengan Female Daily dan langsung jadi reviewer aktif di aplikasinya.  Saat itu, JxB tidak seramai sekarang, haha sangat jauh berbeda. Bahkan, boleh dibilang sepi, jika dibandingkan. Sepi dalam artian bukan sepi pengunjung, tetap ramai tapi stabil, kita bisa berkunjung ke booth booth tanpa berdesak-desakan karena ramai, bisa nyaman melihat-lihat dan foto-foto tanpa antri. 😅 Tahun 2018, kedua kalinya aku ke ...